3.8 C
New York
Saturday, November 27, 2021

Buy now

Atasi Pengangguran, Mas Agung Wajibkan Perusahaan di Sidoarjo 50% Serap Tenaga Kerja Lokal

SIDOARJOKINI – Mengatasi pengangguran di Sidoarjo dapat dilakukan melalui dua program. Pertama, melatih tenaga kerja baru untuk menjadi pelaku UMKM dan menciptakan lapangan kerja. Kedua, mewajibkan semua perusahaan di Sidoarjo, baik yang lama maupun baru, menyerap 50% tenaga kerja warga Sidoarjo.

Demikian dikatakan H. Agung Sudiyono, Ketua Forum Masyarakat Peduli Sidoarjo, dalam Ngopi Bareng Dulur’e Mas Agung di warkop Perempatan Giras 79, Jl. Pasir Tengah RT I, RW II, Desa Wedi, Kecamatan Gedangan, Senin (27/1) malam. Acara ngopi bareng ini salah satu agenda kegiatan rutin Mas Agung—sapaan H. Agung Sudiyono—silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

Menjawab pertanyaan Doni, salah seorang peserta ngopi bareng, Mas Agung mengatakan, Sidoarjo termasuk kabupaten yang banyak sekali industrinya, termasuk pergudangan dan pabrik. Karena itu tidak semestinya banyak pengangguran. “Masalah pengangguran menjadi hal yang harus segera diatasi,” kata bakal calon bupati Sidoarjo tahun 2020 sd 2025 ini.

Mas Agung yang juga Ketua OK OCE Forever Sidoarjo ini mengatakan, cara mengatasi pengangguran ada dua program. Pertama, memberi pelatihan kepada masyarakat menjadi pengusaha kecil di mana kualitas produknya tidak kalah dengan pabrikan.

“Seperti yang sudah kami lakukan, yaitu pelatihan membuat sabun dan sosis. Mereka tidak sekadar dilatih, tapi juga diajari perhitungan bisnisnya dan modalnya. Kita bantu permodalannya,” kata Mas Agung yang juga pengusaha properti ini.

Dikatakan Mas Agung, bagi generasi muda harus mengubah pola pikir. Bukan lagi mencari pekerjaan  tapi berpikirnya menciptakan lapangan pekerjaan.  

“Tapi apakah semua masyarakat mempunyai pola pikir menjadi pengusaha? Tidak semua. Ada yang inginnya hanya menjadi pegawai atau karyawan. Kalau pola pikirnya seperti itu kami sudah siapkan program yang kedua, yaitu setiap perusahaan yang ada di Sidoarjo atau yang mau mendirikan perusahaan di Sidoarjo syaratnya harus menyerap tenaga kerja lokal dari Sidoarjo, unskill, harus diterima 50% dari penduduk Sidoarjo selebihnya silakan pengusaha menentukan tenaga kerja dari mana,” kata Mas Agung.

Mas Agung berjanji akan menerapkan kepada siapapun pengusaha yang mengajukan perijinan di Sidoarjo.(bud)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -

Latest Articles