by

Industri Kecil Menengah Mulai Rasakan Naiknya Harga Cabe dan Gula

SURABAYA – Pelaku Industri Kecil Menengah yang tergabung dalam Forum (IKM) Jawa Timur mulai merasakan dampak dari naiknya harga cabe, bawang merah dan gula pasir. Ini karena komoditi itu merupakan salah satu bahan baku industri makanan dan minuman (Mamin) yang sebagaian besar anggota Forum IKM Jawa Timur.

M. Oskar

Menurut data dari Siskaperbapo Disperindag Jawa Timur harga cabe rata-rata untuk cabe rawit Rp 72.000/kg Sementara harga cabe merah besar keriting rata-rata Rp 54.000/kg dan cabe merah besar biasa Rp 62.000/kg dan bawang merah Rp 28.000/kg.

Ketua Forum IKM Jawa Timur, M. Oskar, mengatakan, kenaikan komoditas cabe, bawang merah dan gula pasir akhir-akhir ini berdampak pada berkurangnya produksi IKM yang bergerak disektor Mamin. “Kalau bahan baku industri naik otomatis akan berdampak harga jual akan naik pula dan masyarakat yang merasakannya,” ujar Oskar kepada JNR Kominfo Jatim dikantornya Surabaya, Senin (27/1).

Oskar menuturkan, saat ini musim hujan dan banyak kendala para petani khususnya petani cabe dan bawang merah dua komoditas ini jika musim hujan hasilnya kurang maksimal, sehingga mempengaruhi produksi. Kemudian, tiga bulan lagi akan memasuki bulan Puasa dan Lebaran dimana setiap memasuki puasa harga mamin mengalami peningkatan harga.

Oleh sebab itu perlu adanya upaya pemerintah memberi perhatian mencari solusi terkait meningkat harga bahan baku industri mamin berskala IKM. “Perlu adanya duduk bersama antara pemerintah dan pelaku industri kecil berskala IKM dalam mengatisipasi melambung harga cabe, bawang merah, gula pasir,” harapnya.

Menurutnya keberadaan IKM telah membantu pemeritah dalam menurun tingkat penganguran dan membuka lapangan kerja baru serta membantu pertumbuhan ekonomi. Sehingga IKM menjadi perhatian khusus untuk selalu ingin membangun sinergi dengan pemerintah baik Jawa Timur dan kabupaten/kota.

 Forum IKM siap membantu pemerintah sebagai pemegang regulasi guna memantau perkembangan dan permasalah penyediaan bahan baku dan transportasi untuk distribusi bahan baku, sehingga harga tetap bisa di jangkau oleh pelaku industri. Oskar berharap penanganan permasalahan cabe, bawang merah dan gula pasir tidak hanya operasi pasar saja, tapi melakukan langkah langkah pro aktif bersinergi dengan kegiatan kegiata distribusi.

Seperti melakukan langkah memanfaatkan gudang-gudang yang ada sebagai tempat stok bahan baku, sehingga kestabilan harga yang tersebar di beberapa daerah akan tetap stabil karna musim hujan seperti sekarang ini. (sumber: kominfojatim)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *