Beranda Headline Pesantren Harus Siapkan Protokol Kesehatan

Pesantren Harus Siapkan Protokol Kesehatan

SIDOARJOKINI – Menjelang kembalinya aktivitas kegiatan pendidikan di pesantren di wilayah Kabupaten Sidoarjo, Wakil Bupati Sidoarjo yang juga Plt Bupati Sidoarjo, H. Nur Ahmad Syaifuddin, SH, menggelar rapat kordinasi persiapan kembalinya santri ke pondok pesantren dalam masa darurat Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo bersama pimpinan Pondok Pesantren se-Kabupaten Sidoarjo,
Kamis (11/6/2020).

Nur Ahmad Syaifuddin menyampaikan untuk melihat dan mengetahui jadwal masuknya pondok, karena jadwal masing-masing pondok pesantren tidak sama. Karena itu dengan adanya data jumlah santri sekaligus jadwal masuk dari masing-masing pondok sehingga bisa dilakukan segala persiapan untuk membantu agar pelaksanaannya bisa berjalan lancar.

“Saat ini mari kita bahas bersama kira-kira keputusannya bagaimana guna memperlancar serta menjaga Kabupaten Sidoarjo di mana keputusan yang diambil nanti tidak mempersulit juga tidak terlalu meremehkan sehingga nantinya betul-betul pelaksaan masuknya santri ini bisa berjaln dengan baik, apa yang harus dilakuan pondok dan pengasuh serta apa yang bisa dibantu oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

Apabila memang ada persyaratan untuk rapid tes bagi santri yang mondok di luar daerah Kabupaten Sidoarjo, kata Nur Ahmad, maka harus benar-benar dilakukan rapid, agar santri tersebut dapat melaksanaan pendidikannya kembali di pondok pesantren dan Dinas Kesehatan harus memfasilitasi tes rapid pada para santri jika memang diperlukan.

Setelah mendengarkan dan menanggapi semua persiapan dalam menyambut kembalinya para santri pada pondok masing-masing, Nur Ahmad berjanji akan segera merampungkan perbupnya agar bisa dijadikan pijakan dalam melaksanakan penyambutan kembali para santri ke pondok pesantren masing-masing.

Pada kesempatan yang sama dr. Abdillah, dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, menyampaikan beberapa hal yang wajib dilaksanakan bagi tiap-tiap pondok pesantren, di antaranya sebelum kembali ke pondok terutama yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Sidoarjo, maka harus melakukan isolasi di rumah selama 14 hari dengan memastikan fisik dalam kondisi sehat dengan membawa surat keterangan sehat dan hasil rapid tes non reaktif dari wilayah asal, membawa peralatan makan dan minum sendiri, membawa supplemen pendukung kesehatan seperti madu dan vitamin serta membawa masker, menyediakan peralatan ibadah sendiri seperti mukena, sarung maupun sajadah, memperhatikan protokol kesehatan saat menggunkan transportasi umum, serta bagi wali santri yang mengantarkan santri tidak boleh masuk ke dalam asrama, jika ada wali santri yang baru mendaftarkan wajib bermasker.

Di samping itu dalam lingkungan pondok wajib memberikan aturan yang harus dipatuhi oleh para santri.(dis)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Masukkan nama anda

Berita Terkini

84 Kampung Tangguh Semeru Dapatkan Bantuan dari Pemkab Sidoarjo

SIDOARJOKINI - Sebanyak 84 Kampung Tangguh Semeru (KTS) menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Secara simbolis pemberian bantuan ini diselenggarakan di kantor...

Simulasi Resepsi Pernikahan di Era New Normal

SIDOARJOKINI - Dalam rangka adaptasi kebiasaan baru sejumlah pelaku usaha hajatan pernikahan, menggelar simulasi resepsi pernikahan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan...

Menulis dari Rumah, Kreativitas Masa Pandemi

Artikel: Drs Sukendro Syahlil, MM Dalam kondisi pandemi Covid-19 yang masih melanda negeri ini, semestinya tidak mengurangi daya...

Ke Sedati dan Waru, Kapolda Jatim Tekankan Disiplin Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19

SIDOARJOKINI - Langsung turun ke masyarakat guna penanganan Covid-19, menjadi perhatian Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Muhammad Fadil Imran. Sebagaimana disampaikan kepada...

Polisi Jaga Kondusifitas Demo Tolak RUU HIP di Sidoarjo

SIDOARJOKINI - Demo menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) juga terjadi di Sidoarjo, Selasa (7/7/2020). Massa yang tergabung dalam Lembaga...

Berita Terpopuler

Simulasi Resepsi Pernikahan di Era New Normal

SIDOARJOKINI - Dalam rangka adaptasi kebiasaan baru sejumlah pelaku usaha hajatan pernikahan, menggelar simulasi resepsi pernikahan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan...

Pelukis Djagad Ngadianto Obsesi Pameran Tunggal di Surabaya dan Jakarta

SIDOARJOKINI - Keseriusannya dalam berkecimpung di ranah seni lukis tidak menyurutkan langkah Djagad Ngadianto dalam mewujudkan proses kreativitasnya menggoreskan kuasnya di atas media kanvas....

Dampak Covid-19, Industri Telur Asin di Candi Lesu

CANDI - Peternak bebek dan telur asin Desa Kebonsari, Kecamatan Candi, Sidoarjo, mengalami lesu akibat terdampak wabah Covid-19. Sulaiman,...

Warga Metro Mantion Protes Debu Pembangunan Perumahan Mutiara City

SIDOARJOKINI - Perusahaan properti Perumahan Mutiara City, Desa Banjarbendo, Kecamatan Sidoarjo, akhirnya sepakat untuk memenuhi tuntutan warga Perum Metro Mantion yang terkena...

Perupa Sidoarjo “Nandur” Karya

SIDOARJOKINI - Pameran karya seni rupa bertajuk "Nandur" digelar di Delta Art Space, Jl. Gajah Mada Pasar Jetis, Sidoarjo, 27 November hingga 15 Desember...