Beranda Ekonomi Koperasi JMB Lahir untuk Sejahterakan Masyarakat Sidoarjo

Koperasi JMB Lahir untuk Sejahterakan Masyarakat Sidoarjo

SIDOARJOKINI – Di tengah pandemi Covid-19 di Sidoarjo justru lahir koperasi baru. Namanya Koperasi Jenggolo Manik Baru (JMB). Koperasi yang badan hukumnya masih dalam proses ini lahir dari “ibu” Himpunan Pergerakan Sidoarjo Baru (HPSB).

Dihubungi sidoarjokini.com Ketua Koperasi JMB, Umar Faruk, mengatakan, Koperasi JMB lahir di saat pandemi Covid-19. “Tujuan awalnya untuk membantu UKM anggota HPSB yang menjadi korban pandemi Covid-19. Bagaimana kita mempunyai tanggung jawab bersama untuk mensejahterakan mereka,” kata Umar Faruk.

Jenis usaha Koperasi JMB nantinya Koperasi Serba Usaha. Dengan jenis koperasi seperti ini, kata Umar Faruk, bisa mempunyai unit usaha yang beragam. “Kita bisa menjadi produsen dan juga bisa mempunyai unit usaha simpan pinjam,” kata Umar Faruk.

Koperasi yang nantinya bermarkas di Pondok Mutiara, Sidoarjo, ini sekarang anggotanya 44 orang. Mereka anggota HPSB. Memang syarat menjadi anggota Koperasi JMB wajib menjadi anggota HPSB dulu. “Syaratnya selain menunjukkan KTP juga kartu anggota HPSB,” kata Faruk.

Persyaratan lain menjadi anggota Koperasi JMB yaitu membayar Simpanan Wajib Rp 100.000 dan Simpanan Pokok Rp 25.000 per bulan. Anggota juga bisa menabung dalam program tabungan suka rela.

Koperasi JMB mempunyai dua program pinjaman, yaitu Pinjaman Kilat dan Pinjaman Berkala. “Untuk pinjaman kilat lama angsuran 15 hari sampai satu bulan setengah. Sedangkan pinjaman berkala angsuran bisa 3 sampai 10 bulan,” kata Faruk.

Kegiatan Koperasi JMB jangka pendek, kata Umar Faruk, adalah menyongsong Hari Koperasi, 12 Juli mendatang. Karena masih pandemi Covid-19, persiapan dilakukan meeting by zoom. Sedangkan jangka menengah memproduksi kopi bubuk dan gula aren yang bahan bakunya langsung diambil dari petani.

Diwawancarai terpisah M. Hamdi Qodir, pendiri sekaligus Ketua HPSB, mengatakan bahwa tujan dibentuknya Koperasi Jenggolo Manik Baru sebagai bagian dari program kerakyatan HPSB, yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Karena itu Koperasi Jenggolo Manik Baru tidak ada bunga dalam hal ini, namun hanya sebatas suka rela administrasi yang diberikan kepada koperasi sebagai jasa saja,” kata pria yang akrab dengan sapaan Gus Hamdi ini.

Ditegaskannya, esensi berdirinya Koperasi JMB untuk menguatkan misi besar HPSB di mana semangatnya adalah mengangkat derajat manusia yang berkeadilan, berkemajuan dan sejahtera. “Nah berdirinya koperasi tersebut bukti bahwa HPSB punya taxline tidak hanya sebagai blafing saja namun sebagai upaya untuk benar-benar membantu masyarakat,” ujarnya.(res)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Masukkan nama anda

Berita Terkini

Berita Terpopuler