Beranda Headline Lahirnya Superstar Syech Albar, Ayah Kandung Achmad Albar

Lahirnya Superstar Syech Albar, Ayah Kandung Achmad Albar

Awal abad ke-19 lalu, dari kampung Ampel Surabaya ini, munculnya superstar gambus, Syech Albar. Dari perkawinan Syech Albar dan Farida Al-Hasni, lahirlah Ahmad Albar pada 16 Juli 1946.

Sayang, rumah tangga Syech Albar dan Farida Al-Hasni, tak bertahan lama. Mereka pun bercerai.  Sang ibu, Farida al-Hasni lantas dinikahi sutradara film ternama Djamaluddin Malik. Dari pernikahan Farida –Djamaludin Malik ini lah lahir Camelia Malik. Sehingga antara Iyek, panggilan akrab Ahmad Abar  dan Camelia Malik, yang kelak tenar sebagai penyanyi dangdut goyang Jaipong, adalah saudara tiri.

Kiprah Syech Albar, tak hanya memainkan gambus di seputaran Surabaya. Tapi ia juga sudah tour ke kota-kota di Nusantara. Sejumlah karya Syech Albar, mayoritas lagu-lagu gambus dan kasidah, dibawakan Muchsin Alatas atau  Zein Al-Haddad. Di Tahun 1920-an dan 1930-an  itu, menurut laman  Wikipedia, Syech Albar dikenal sebagai pemain gambus yang ternama.  Karya-karya Syech Albar, tahun awal 40-an itu, bahkan “disetarakan” dengan lagu-lagu gambus luar negeri, dari Mesir yakni  Abdul Wahab.

Syech bin Abdullah Albar, seperti ditulis id.dbpedia.org, juga punya putrid, namanya Sadiah Albar., yang diketahui juga tampil menyanyi lagu-lagu gambus di GKJ Pasar Baru, Jakarta Pusat seputaran tahun 1950-an.  Saat itu, Syech Albar sudah rekaman bentuk Piringan Hitam (PH), berkolaborasi dengan musisi Itali, lewat album “His Master Voice”.

Disebutkan, tiap hari Jumat,  radio Nirom Jakarta (zaman Belanda, kelak berganti nama RRI  setelah Indonesia merdeka), selalu memutar lagu-lagu Syech Albar.

Syech Albar meninggal pada 1947, dua tahun setelah Indonesia merdeka. Dari Syech Albar inilah kemudian mengilhami lahirnya orkes-orkes gambus berikutnya seperti Al-Wardah pimpinan Muchtar Lutfie, Al-Wathan pimpinan Hasan Alaydrus, dan banyak lagi.

Semua berawal dari sebuah kampung Arab di Surabaya yang sangat legendaris, Kampung Ampel.  Di sini (Kampung Ampel)  ada makam Sunam Ampel, yang tiap saat selalu didatangi para peziarah. Di lapak-lapak sekitar Ampel, selain menjual baju-baju Muslim ala Arab, kuliner roti mariam, kurma, juga seringkali terdengar lagu-lagu gambus Syech Albar. 

Kelak, mendiang Syech Albar mengilhami sang anak, Ahmad Albar, melahirkan lagu dangdut berirama gambus namun digarap modern dan enak dibuat  joget, judulnya Zakia. (bagian 7/bersambung)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Masukkan nama anda

Berita Terkini

Berita Terpopuler